[Dasar Python]: Manajemen File (bagian 1)

Pada saat kita bermain dengan interpreter bahasa Pemrograman Python, kita dapat dengan mudah memasukkan dan menampilkan data. Apa jadinya jika kita keluar dari interpreter tersebut? Kemana data kita tadi? Untuk menyimpan data yang dapat kita gunakan kembali lain waktu, kita dapat menyimpannya dalam sebuah file. Selain menyimpan, kita juga dapat membaca isi dari file tersebut. Nah, pada kesempatan ini, kita akan belajar tentang bagaimana manajemen file di Pemrograman Python. So…Tunggu apalagi…saatnya ke TeKaPe!

file-python-www.adobepsd.com

Obyek file mempunyai fungsi built-in dan beberapa metode yang membantu kita dalam mengakses berbagai tipe file. Pada bahasa Pemrograman Python, fungsi built-in open() akan selalu digunakan pada setiap operasi file. Fungsi open() ini akan mengembalikan sebuah obyek file, dimana kita dapat melakukan berbagai aksi pada suatu file.

Fungsi open()

Kita harus menggunakan fungsi open() untuk membuka sebarang tipe file. Syntax dari fungsi open() seperti berikut:

file_obyek = open(nama_file [, mode_akses][, buffer])

Argumen nama_file adalah sebuah string yang berisi nama file yang akan kita akses. Sedangkan dua argumen, mode_akses dan buffer, merupakan argumen yang bersifat optional. mode_akses berfungsi untuk menentukan mode pada file yang akan dibuka. buffer berfungsi untuk menentukan tipe buffering yang akan diberikan saat mengakses file. Berikut contoh penggunaan fungsi open(),

>>> filedata = open('/home/mrbiggie/filedemo', 'r')

Pada contoh di atas, kita sedang membuka filedemo yang berada pada direktori /home/mrbiggie dalam mode baca. Sedangkan argumen buffer menggunakan buffering sistem. Nah sekarang kita akan membahas tentang berbagai mode akses untuk membuka sebuah file.

Mode Akses
Default akses dari sebuah file adalah mode baca (‘r’). Mode lain yang sering digunakan adalah mode tulis (‘w’) dan tambah (‘a’). Untuk membuka file dalam mode baca, file harus dibuat dahulu. Kita bisa menggunakan mode tulis atau tambah pada file yang telah ada atau file baru. Ketika kita membuka file yang sudah ada dengan mode tulis, maka isi dari file tersebut akan terhapus dan isi yang baru akan dituliskan pada file tersebut. Ketika kita menggunakan mode tambah (a) untuk mengakses file yang telah ada, maka kita akan menambahkan data yang baru setelah data lama. Jika kita mengakses file baru dengan mode baca dan tambah, maka file akan secara otomatis dibuat sebelum data diisikan.

Apakah bahasa Pemrograman Python dapat mengakses file binari? Untuk mengakses file binari, kita harus menambahkan huruf ‘b‘ pada mode akses normal (‘wb’, ‘rb’, ‘ab’). Contoh berikut adalah bagaimana kita membuka file filetes dalam mode binari-tulis (‘wb’):

namafile = open('c:/klinikpython/filetes', 'wb')

Woke!…Semoga Bermanfaat dan Salam PythonMania!

About these ads

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tipe Mode Akses File
MODE AKSES DESKRIPSI
r Membuka file untuk mode baca
w Membuka file untuk mode tulis
a Membuka file untuk mode tambah
rb Membuka file untuk mode baca dalam format binari
wb Membuka file untuk mode tulis dalam format binari
ab Membuka file untuk mode tambah dalam format binari
r+ Membuka file untuk mode baca dan tulis
w+ Membuka file untuk mode tulis dan baca
a+ Membuka file untuk mode tambah dan baca
rb+ Membuka file untuk mode baca dan tulis dalam format binari
wb+ Membuka file untuk mode tulis dan baca dalam format binari
ab+ Membuka file untuk mode tambah dan baca dalam format binari
May 2014
M T W T F S S
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031